Rabu, 16 September 2015

Harry Roesli - Cas Cis Cus (Sekuntum Kembang)



Judul Album : Cas Cis Cus
Artis : Harry Roesli
Tahun Produksi : 1992
Music Director : Harry Roesli
Produser : Harry Roesli
Produksi : Hemagita Records
Distributor : Musica Studios

HARRY ROESLI dikenal sebagai sosok idealis dalam karya-karyanya. Lagu-lagu ciptaannya sarat dengan kritik sosial, memotret kondisi yang ada di sekelilingnya dengan lugas, tidak mengacu pada pakem pasar musik yang sedang digandrungi. Tidak heran, namanya menjulang di kalangan tertentu saja, karena album-albumnya memang jauh dari ukuran komersial. Meskipun begitu, ada beberapa albumnya yang berhasil menelorkan single hits, salahsatunya adalah album berjudul CAS CIS CUS ini. Album ini adalah kumpulan karya-karya Harry saat menggarap musik untuk film layar lebar dan pementasan teater, antara lain film PUTU WIJAYA berjudul CAS CIS CUS, juga drama karya N. RIANTIARNO bersama TEATER KOMA yang kondang di era 80an yaitu OPERA KECOA. Adapun lagu yang berhasil menjadi hits adalah sebuah lagu bernuansa etnik berjudul SEKUNTUM KEMBANG yang dinyanyikan oleh NETTA KD, diambil dari pagelaran OPERA KECOA. Lagu ini memang terdengar paling beda dari keseluruhan lagu di album ini, melodinya easy listening dan tidak terlalu teaterikal seperti yang lainnya, meskipun dengan lirik yang nakal dan tidak pasaran. Boleh jadi ini memang upaya komprominya dengan pasar, dan nyatanya Harry berhasil membuat komposisi yang bisa didengarkan masyarakat awam tanpa kehilangan bobot idealismenya. (sumber tulisan: www.indolawas.blogspot.com)

Track List :

1. CAS CIS CUS
Harry Roesli & Putu Wijaya
feat. Netta KD
2. ANAK SETAN
Harry Roesli
feat. Clay Rama
3. SEKUNTUM KEMBANG
Harry Roesli & N. Riantiarno
feat. Netta KD
4. KODOK MARAH
Harry Roesli & N. Riantiarno
5. KINCIR ANGIN
Harry Roesli & N. Riantiarno
6. SEEKOR AYAM
Harry Roesli & N. Riantiarno
7. ANJING BERINGAS
Harry Roesli & N. Riantiarno
8. LALAT, WERENG, KECOA
Harry Roesli & N. Riantiarno
9. BERDUSTA
Harry Roesli
10. SEJUK DAN TEDUH
Harry Roesli & N. Riantiarno

Linkna:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar