Jumat, 24 Juni 2016

Dorie Kalmas - Miracle


Judul Album : Miracle
Penyanyi : Various Artists
Tahun Produksi : 1991
Produser : Dorie Kalmas
Produksi : Grammy Records

Sebagai produser, DORIE KALMAS terhitung cukup berhasil. Beberapa nama sempat berhasil berkat tangan dinginnya seperti FARIZ RM, NENO WARISMAN, SANDRO TOBING atau IRMA JUNE. Meskipun lagu-lagu yang diciptakannya banyak yang ‘nakal’ karena menjiplak sana-sini, tapi terbukti lagu-lagu ciptaannya cukup bagus diterima pasar. Album MIRACLE ini adalah album yang diproduksi Dorie yang menampilkan penyanyi-penyanyi hebat. Single pertama album ini menampilkan kolaborasi FARIZ RM, MUS MUJIONO dan UTHA LIKUMAHUWA yang menyanyikan lagu KEKAGUMANKU (MIRACLE). Lagu ini melesat menjadi hits disusul hits lainnya seperti KEAGUNGAN CINTA yang dinyanyikan MUS MUJIONO dan TIADA TERULANG LAGI yang dinyanyikan FARIZ RM. Album ini juga menampilkan beberapa lagu yang sudah sempat dirilis sebelumnya seperti CINTA DI JALAN ILLAHI (LOUISE HUTAURUK & UTHA LIKUMAHUWA), MUSIKKU (DIAN PP & HENRY RESTOE) atau JANGAN PACARAN (NENO WARISMAN). (sumber : www.indolawas.blogspot.com)

Track List
(semua lagu cipt. Dorie Kalmas kecuali track 7 bersama Arie Satyawan)

1. KEKAGUMANKU (MIRACLE)
Fariz RM, Utha Likumahuwa, Mus Mujiono
2. KEAGUNGAN CINTA
Mus Mujiono
3. TIADA TERULANG LAGI
Fariz RM
4. KEKAGUMANKU (THE OTHER VERSION)
Utha Likumahuwa
5. PUISI HATIKU
Sandro Tobing
6. CINTA DI JALAN ILLAHI
Louise Hutauruk & Utha Likumahuwa
7. JANGAN PACARAN
Neno Warisman
8. SUATU SAAT KAN BERSAMA
Ricky Basuki
9. ASMARA PERDANA
Endah Soebroto
10. MUSIKKU
Dian Pramana Poetra & Henry Restoe

Link na : D o w n l o a d

Black Fantasy - Direct To The Digital Master (Repost)

TRACK LIST :
  1. Sweet Bossas 
  2. Take Me (Casiopea)
  3. Through The Fire (David Foster)
  4. Tears For The Superstar (Daniel Sahuleka)
  5. Back To Bob (Himiko Kikuchi)
  6. Free Time (Spyrogyra)
  7. Celebration (Koinonia)
  8. False Faces (Hubert Laws)
  9. Triste (Antonio C Jobim)
  10. Hunt Up Wind (Dave Grusin)
  11. Carnival In Rio (Judy Roberts)
  12. Improvisations 
Link na : D o w n l o a d

Kamis, 23 Juni 2016

Kiki Maria - Esok Milik Kita



Judul Album : Esok Milik Kita
Penyanyi : Kiki Maria
Tahun Produksi : 1985
Music Director : Dodo Zakaria
Produser : Jackson Arief
Produksi : Jackson Records

KIKI MARIA tampil mengejutkan ketika merilis album ini. Sebelumnya dia dikenal sebagai penyanyi yang mempunyai gaya berdesah cenderung merintih, dengan ambitus tidak lebih dari satu oktaf. Tapi mendengar suaranya di lagu-lagu dalam album ini terasa jauh berbeda. Waktu istirahat dua tahun sejak album terakhirnya dirilis memungkinkan Kiki merubah gaya bernyanyinya itu. Memang, dengan gaya falsetto yang terlanjur disukai orang masa itu, Kiki kesulitan mencari lagu. Akhirnya dengan ‘berani’ Kiki bernyanyi dengan suara natural di album ini, hasilnya ternyata tidak mengecewakan. Ambitus suara Kiki bertambah menjadi satu setengah oktaf, sehingga berhasil menaklukkan lagu-lagu seperti ESOK MILIK KITA atau PERTENGKARAN yang mungkin akan sangat susah dibawakan jika masih menggunakan teknik falsetto full. Respons pasar juga lumayan. Kiki terhitung berhasil merubah gayanya tanpa menjadi kehilangan fans. Hal ini tentu tidak lepas dari peran DODO ZAKARIA sebagai music director yang memang sangat pas memoles Kiki. 
(Sumber : www. Indolawas.blogspot.co.id)


Track List :

1. ESOK MILIK KITA - Dodo Zakaria
2. PERTENGKARAN - Dodo Zakaria
3. INGKAR - Ully Sigar Rusady
4. BERSAMAMU - Dian Pramana Poetra & Bowie
5. MENCARI KEADILAN - Dede Anwar Poetra
6. BAYANG BAYANG - Franky Sahilatua
7. SEMUSIM CINTAKU - Dodo Zakaria
8. BISIK - Cecep AS
9. LEGA - Cecep AS
10. HASRAT - Dodo Zakaria


Link na D o w n l o a d

Niagara - Api Asmara


Track list :

1. Api Asmara
2. Cerita
3. Aku Hanya Bercanda
4. Rindu
5. Semesta
6. Kesungguhan Cinta
7. Metro Jakarta
8. Teman Baru
9. Jatuh Cinta Lagi
10. Hening

Link na D o w n l o a d

DUET PLUS (Repost)


"Duet Plus" Karya Dodo Zakaria, Bukan Duet Biasa
Konon album yang diluncurkan tahun 1988 ini tidak cukup laris dipasaran. Dan memang bukan jaminan jika seorang yang pandai membuat dan menata musik langsung sukses ketika mencipta lagu. Inilah yang dialami album "Duet Plus" garapan Dodo Zakaria, yang selain dikenal sebagai pencipta lagu dia juga seorang yang piawai sebagai music director, arranger, composer, keyboards, synthesizer, percussions, hingga lead & backing vocals.

Album yang merupakan garapan musisi kelahiran Jakarta 7 Juli 1960 ini memang terkesan sebagai proyek "idealis". Karena hampir seluruh materi musiknya digarap dengan baik oleh Dodo Zakaria, dengan aroma bermusiknya gaya dia tentunya. Warna musiknya variatif dan bermain dalam ranah aliran musik Pop-Jazzy. Sesuai dengan judul album ini, Dodo Zakaria menggaet sejumlah musisi untuk berkolaborasi, misalkan Atik CB, Fariz RM, Malida, Nourma Yunita, Andi Meriem Matalatta, Emilia Contessa, Euis Darliah, Vonny Sumlang, Utha Likumahuwa, hingga Kiki Maria.

Album yang dinyanyikan "keroyokan" ini memiliki karakteristik tersendiri. Selain musiknya enak didengar (easy listening), komposisi nada yang dibuat Dodo Zakaria jauh dari kesan rumit. Tak heran jika pemilihan lagu yang masuk dalam album ini cocok dengan pemilihan penyanyi yang membawakan. Sebut saja, Fariz Rm yang diduetkan dengan Malyda dan Atik CB dalam "Kusadari" yang liriknya dibuat Adjie Soetama.

Ketika mengolah komposisi "Bingung" yang ringan dan jenaka, Dodo Zakaria memilih Kiki Maria (putri aktris Suzanna (Alm) ) yang diduetkan dengan Yessy Robot yang memiliki karakter suara "berat". Begitu juga dalam "Jumpa Lagi" yang diracik dengan alunan nada Jazzy, Dodo menyandingkan Andi Meriem Matalatta dengan Yoppie Latul. Andi Meriem Matalatta memiliki karakter vokal unik dan sangat pas jika membawakan lagu cinta, mengolah suaranya dalam nada lembut dan variatif tinggi-rendahnya. Sementara Yoppie Latul mengimbangi dengan vokalnya yang empuk, sesekali mengalun dengan perpindahan cepat dari rendah ke tinggi.

Ketajaman naluri bermusik Dodo Zakaria juga terlihat ketika menduetkan Neno Warisman dengan Ricky Basuki sang vokalis grup musik "Drakhma" saat membawakan tembang "Merengkuh Hasrat". Kemampuan vokal dengan nada tinggi Neno, sangat pas diimbangi dengan vokal Ricky yang nge-bass. Kekompakkan ditunjukkan oleh duet ini saat memadukan alunan vokal yang saling menimpali.

Hal yang sama juga terjadi dalam tembang "Rock Buat Pertiwi", dimana Dodo Zakaria mendapuk rocker wanita Euis Darliah dengan Emilia Contessa yang memiliki karakter suara tinggi melengking. Awal lagu kita dibuat heran dengan alunan ngepopnya suara mereka, tapi ternyata dipertengahan Dodo Zakaria baru menyisipkan dentuman musik rock, lengkap dengan cabikan senar gitar permainan mus mudjiono.

Tak bisa dipungkiri, hasratnya yang menggebu-gebu dalam menggeluti dunia musik, membuat Dodo Zakaria mencoba segala aliran musik, mulai dari Pop, Jazz, hingga Rock. Konon, ketika mengawali karirnya, Dodo memulai dari kota Malang dengan membuat grup musik rock "Ogle Eyes", yang didukung almarhum Mickey Michael Merkelbach dan Lexy Rumagit. Kemampuan Dodo memencet tuts keyboard tak bisa dipungkiri juga terpengaruh gaya keyboardis John Lord dari Deep Purple, Keith Emerson dari Emerson Lake & Palmer.

Selain Rock, Dodo juga mengekplorasi musik Jazz yang diawali dengan bergaulnya dalam komunitas Jazz bersama Jopie Item, Abadi Soesman, Wempy Tanasale, Alex Faraknimela, dan Karim Suweilleh.

Kemampuan mengolah dua aliran musik diwujudkan Dodo Zakaria ketika membentuk grup musik Drakhma, dengan personel Dodo Zakaria (keyboard), Dani Mamesah (drum), Ricky Basuki (vokal), Rudy Gagola (bass), Giedon Tengker (gitar), Wawan Tagalos (trombone,flute), Chalik (saxophone) dan Eddy (trumpet).

Kiprah bermusik Dodo Zakaria mulai berkurang dasawarsa 2000-an,lepas dia menjadi music director-nya album "Kolaborasi" pengusaha yang juga penyanyi, Peter F. Gontha. Bulan Juli 2007, Dodo divonis menderita kanker usus dan telah menjalani 4 kali operasi operasi usus dan empedu.

Pada hari Senin, 22 Oktober 2007, sekitar pukul 14.45 WIB, Dodo Zakaria meninggal dunia dalam usia 47 tahun di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta.



Track List :
  1. Bingung
  2. Kusadari 
  3. Jumpa Lagi 
  4. Perdamaian 
  5. Percayalah 
  6. Merengkuh Hasrat 
  7. Seandainya 
  8. Kekasih 
  9. S a t u 
  10. Rock Buat Pertiwi
Link na D o w n l o a d